Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label siskomdat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label siskomdat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2011

MEDIA TRANSMISI NIRKABEL

Media Transmisi tanpa kabel (Nir Kabel) yang lazim digunakan :
    • Microwave Radio
    • Satelit
    • Infrared


MICROWAVE RADIO

·         Microwave Radio adalah salah satu system transmisi yang menggunakan frekuensi ultra tinggi (dalam orde GHz - GigaHertz).
Sistem yang sering digunakan adalah Point –to-Point
 
·         Sinyal frekuensi yang tinggi berakibat terhadap redaman, yang biasa muncul antara lain disebabkan oleh cuaca.
·         Untuk memperoleh performansi yang baik, maka daerah antara 2 antena harus bebas penghalang (LOS = Line Off Site)
·         Kapasitas radio microwave bermacam-macam, antara lain : 2 Mbps, 8 Mbps, 34 Mbps, 140 Mbps.
·         Untuk jarak yang jauh, antara terminal biasanya dipasang repeater.

SATELIT

·         Satelite merupakan salah satu system transmisi yang menggunakan satellite sebagai repeater / reflector.
·         Sistem sederhana dari system satellite dapat dilihat pada gbr berikut (Point-to-Point) 
·         Transmisi Satelite biasanya digunakan untuk daerah yang tidak terjangkau media transmisi fisik atau transmisi microwave radio (daerah terpencil)
·         Beberapa system transmisi yang menggunakan transmisi satellite diantaranya system IDR (Intermediate Data rate) dan VSAT (Very Small Aperture Terminal).

INFRARED
·         Infrared merupakan salah satu system transmisi yang menggunakan sinar infra merah (range frekuensi TeraHertz / THz)
·         Penggunaanya banyak ditemukan pada perangkat antara lain : remote control TV, PC notebook, cash register swalayan dll.
·         Konstruksi dasar dari system infrared adalah sbg berikut :
    • Transmistter dengan lensa focus
    • Infrared emitter / riator
    • Receiver dgn lensa kolektif


Reade more >>

MEDIA TRANSMISI KABEL

 Sistem atau media transmisi digolongkan menjadi 2 katagori, yaitu Media Transimisi Fisik  (dengan kabel) & Media Transmisi Non Fisik (tanpa kabel).
·         Media Transmisi kabel yang digunakan :
    • Twisted Pair (kabel dua kawat)
    • Coaxial Cable (kabel koaksial)
    • Optic Fiber (kabel serat optic)
·         Media Transmisi tanpa kabel yang lazim digunakan :
    • Microwave
    • Satelit
    • Infrared


TWISTED PAIR / KABEL DUA KAWAT

·         Media Transmisi Twisted Pair dikelompokkan menjadi 2 jenis : UTP (Unsheilded Twisted Pair) & STP (Shielded Twisted Pair).
·         Secara fisik, UTP terdiri atas empat pasang dawai/urat kabel. Setiap pasang dipisahkan oleh lapisan pelindung. Seperti gambar kabel UTP :
·         Kelebihan kabel UTP harganya murah, ukurannya kecil dan mudah diinstal sedangkan kelemahannya rentan terhadap efek interferensi elektris yg berasal dari media atau perangkat2 di sekelilingnya.
Berdasarkan penggunaanya, UTP dikatagorikan menjadi 5 katagori sesuai standar EIA/TIA (Electronic Industry Association / Telecomunication Industry Association).


·         Konektor standar untuk UTP adalah RJ-45 (RJ : Registered Jack), seperti gbr berikut :
·         Untuk daerah yang memiliki efek interferensi elektrik yang cukup tinggi, maka jenis twisted pair yang tepat digunakan adalah STP (Shielded Twisted Pair). Secara fisik, STP hampir sama dgn UTP, hanya pada STP setiap pasang urat memiliki lapisan pelindung (lihat gbr dibawah ini). Karena lapisan pelindung pada STP bukan bagian dari media sirkit data, maka harus di-ground pada setiap ujungnya.
·         Kecepatan maksimum transmisi UPT / STP : 100 Mbps
·         Panjang kabel UTP / STP maksimun yang diizinkan : 100 meter










COAXIAL CABLE (KABEL KOAKSIAL)

·         Secara fisik, kabel koaksial berupa konduktor tembaga inti (penghantar dalam) yang dikelilingi oleh konduktor silindris melingkar (penghantar luar), seperti gbr berikut :
·         Dibanding UTP/STP, kabel koaksial memiliki jangkauan transmisi yang lebih jauh.
·         Dua type utama kabel koaksial :
    • Type Thin Coaxial / Thinnet / 10Base2
Panjang maksimum : 200 m (optimum : 185 m)
    • Type Thick Coaxial / Thicknet / 10Base5
Panjang maksimum : 500 m
·         Jenis konektor yang paling lazim digunakan kabel koaksial adalah konektor BNC (Bayone Neill Concelman), seperti gambar berikut :

KABEL FIBER OPTIC (FO)
·         Konstruksi FO tersusun dari beberapa bagian, yaitu : Core, Cladding, Coating, Strengthening Fiber, dan Cable Jacket seperti gambar berikut :
    • Core : merupakan medium fisik utama yang mengangkut sinyal cahaya / optic dari sumber ke device penerima. Secara umum diamet core antara 8,3 micron s/d 100 micron.
    • Cladding : berupa lapisan tipis yang menyelimuti core, berperan sbg pembatas gelombang cahaya yg menyebabkan pembiasan.
    • Coating : berupa lapisan plastic yang menyelimuti Core & Cladding, berperan mempertangguh core, menyerap terjadinya kejutan sbg proteksi terhadap tekukan kabel yg berlebihan.
    • Strengthening Fiber : terdiri atas beberapa komponen yg dpt menolong fiber dari benturan kasar dan daya tekan tak terduga selama instalasi
    • Cable Jacket : merupakan lapisan terluardari keseluruhan badan kabel (biasanya berwarna orange).
·         Keuntungan FO :
    • Kecepatan pengiriman tinggi, mencapai Gigabits/s
    • Memiliki bandwith besar, shg mampu membawa paket data dengan kapasitas besar
    • Jangkauan transmisi jauh (2 km)
    • Resistance / tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik
Reade more >>

SINYAL & DATA

    Pada komunikasi data, akan banyak berhubungan dengan SINYAL dan DATA.
·         SINYAL akan dibangkitkan generator SINYAL sesuai dengan pola DATA.
·         SINYAL dikirimkan oleh Transmitter kepeda penerima melalui media transmisi.
·         Oleh penerima, sinyal tersebut diterjemahkan kembali menjadi DATA.
·         Dalam sebuah sistem komunikasi, berdasarkan bentuknya, DATA dibedakan menjadi dua, yaitu :
o   DATA Analog
Memiliki nilai yang kontinyu dalam suatu interval
Contoh : Audio & Video
o   DATA Digital
Memiliki nilai yang diskrit
Contoh : Karakter
·         Berdasarkan bentuknya juga, SINYAL dibedakan menjadi dua, yaitu :
o   SINYAL Analog
Sinyal dengan bentuk yang bervariasi secara kontinu
Contoh : Sinyal Electric & Optical
o   SINYAL Digital
Sinyal dengan bentuk yang bervariasi secara ekstrim sehingga berbentuk diskrit
·         DATA Analog dapat dikirimkan sebagai SINYAL digital melalui proses sampling dan digization
·         Contoh : Telepon Digital
·         DATA Digital juga dapat dikirim sebagai SINYAL Analog melalui proses modulasi
·         Contoh : Komunkikasi melalui Modem
SINYAL Analog adalah SINYAL yang secara terus menerus bergerak dengan amplitudo yang mengalami perubahan secara kontinu / analog.

SINYAL Digital adalah SINYAL yang secara terus menerus bergerak dengan amplitudo yang mengalami perubahan secara ekstrim,


AMPLIFIER & REPEATER

·         Pada saat transmisi berlangsung, sinyal yang dikirimkan akan semakin melemah seiring dengan panjangnya jarak yang ditempuh.
·         Pada transmisi sinyal analog jarak jauh, digunakan amplifier untuk memperkuat sinyal. Namun hal ini mengakibatkan timbulnya noise pada sinyal. Untuk data analog hal ini masih dapat ditolerir, tapi untuk data digital hal ini akan menimbulkan kerusakan pada data.
 
 
·         Untuk transmisi sinyal digital, pada jarak tertentu dipasang REPEATER. Repeater berfungsi untuk membangkitkan sinyal digital baru yang memiliki pola bit yang sama denga sinyal lama. Hal ini juga dipakai untuk mengatasi masalah pada transmisi analog dengan data digital. Sehingga masalah noise yang dapat mengganggu kerusakan data dapat diatasi.

ENCODING & DECODING

·         Encoding merupakan proses pengkonversian suatu data analog maupun digital menjadi sinyal digital.
·         Bentuk sinyal digital yang dihasilkan tergantung pada teknik pengkodean dan media transmisi yang digunakan.
·         Proses kebalikan dari Encoding disebut Decoding.
·         Berikut gambar tentang skema Encoding & Decoding.

Reade more >>

KONSEP DASAR KOMUNIKASI DATA

 Komunikasi data : pengiriman data menggunakan transmisi elektronik dari terminal/computer satu ke terminal lain/computer lain.
·         Contoh terminal data (yang umum) : printer, monitor PC, keyboard, plotter, scanner, dll.
·         Elemen-2 Komunikasi Data :
    • Sumber Data
    • Media Transmisi
    •  Penerima Data                                                                                                                             
      ·         Sumber Data : elemen yang bertugas mengirimkan informasi / data, contoh ; telepon, fax, terminal dll
      ·         Sumber Data dilengkapi oleh Transmitter
      ·         Output Transmitter pada Sumber Data : pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, pulsa digital
      ·         Contoh Transmitter : modem
      ·         Media Transmisi : media yang digunakan untuk mengirimkan data dari sumber data ke penerima data
      ·         Media Transmisi terdiri dari 2 katagori / jenis : media transmisi fisik dan media transmisi non fisik.
      ·         Media Transmisi Fisik, contoh : kawat tembaga, kabel coaxial, kabel serat optic.
      ·         Media Transmisi Non Fisik, contoh : gelombang elektromagnetik
      ·         Penerima Data : elemen yang bertugas menerima informasi / data, contoh ; telepon, fax, terminal dll.
      ·         Penerima Data dilengkapi oleh Receiver
      ·         Perangkat Terminal data (Data Terminal Equipment) : Perangkat yang berfungsi mengirim serta menerima data / informasi dari tempat lain.
      ·         Implementasi Komunikasi Data saat ini :
      • Reservasi Tiket secara online
      • Mesin ATM pada perbankan
      • Bank dengan sistem online
      • Internet & E-mail
      • Teleconference (audio/video)
      • LAN / WAN / MAN
      • GSM / CDMA
      • GPS (Global Positioning System)
      • Dll

Reade more >>

clock