Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label OOP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OOP. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 November 2011

Pengertian berbagai fungsi di dalam OOP

Objek - membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit dalam sebuahprogram komputer; objek merupakan dasar dari modularitas dan struktur dalamsebuah program komputer berorientasi objek.

Abstraksi - Kemampuan sebuah program untuk melewati aspek informasi yang
diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti. Setiap objek dalam
sistem melayani sebagai model dari "pelaku" abstrak yang dapat melakukan kerja,
laporan dan perubahan keadaannya, dan berkomunikasi dengan objek lainnya
dalam sistem, tanpa mengungkapkan bagaimana kelebihan ini diterapkan. Proses,
fungsi atau metode dapat juga dibuat abstrak, dan beberapa teknik digunakan
untuk mengembangkan sebuah pengabstrakan.

Enkapsulasi - Memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan
dalam dari sebuah objek dengan cara yang tidak layak; hanya metode dalam objek
tersebut yang diberi ijin untuk mengakses keadaannya. Setiap objek mengakses
interface yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat berinteraksi
dengannya. Objek lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung kepada
representasi dalam objek tersebut.

Polimorfisme melalui pengiriman pesan. Tidak bergantung kepada pemanggilan
subrutin, bahasa orientasi objek dapat mengirim pesan; metode tertentu yang
berhubungan dengan sebuah pengiriman pesan tergantung kepada objek tertentu
di mana pesa tersebut dikirim. Contohnya, bila sebuah burung menerima pesan
"gerak cepat", dia akan menggerakan sayapnya dan terbang. Bila seekor singa
menerima pesan yang sama, dia akan menggerakkan kakinya dan berlari.
Keduanya menjawab sebuah pesan yang sama, namun yang sesuai dengan
kemampuan hewan tersebut. Ini disebut polimorfisme karena sebuah variabel
tungal dalam program dapat memegang berbagai jenis objek yang berbeda selagi
program berjalan, dan teks program yang sama dapat memanggil beberapa metode
yang berbeda di saat yang berbeda dalam pemanggilan yang sama. Hal ini
berlawanan dengan bahasa fungsional yang mencapai polimorfisme melalui
penggunaan fungsi kelas-pertama.

Inheritas- Mengatur polimorfisme dan enkapsulasi dengan mengijinkan objek
didefinisikan dan diciptakan dengan jenis khusus dari objek yang sudah ada - objek-
objek ini dapat membagi (dan memperluas) perilaku mereka tanpa haru
mengimplementasi ulang perilaku tersebut (bahasa berbasis-objek tidak selalu
memiliki inheritas.)

Dengan menggunakan OOP maka dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita
tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut (terstruktur)
tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut.
Sebagai contoh anggap kita memiliki sebuah departemen yang memiliki manager,
sekretaris, petugas administrasi data dan lainnya. Misal manager tersebut ingin
memperoleh data dari bag administrasi maka manager tersebut tidak harus
mengambilnya langsung tetapi dapat menyuruh petugas bag administrasi untuk
mengambilnya. Pada kasus tersebut seorang manager tidak harus mengetahui
bagaimana cara mengambil data tersebut tetapi manager bisa mendapatkan data
tersebut melalui objek petugas adminiistrasi. Jadi untuk menyelesaikan suatu
masalah dengan kolaborasi antar objek-objek yang ada karena setiap objek
memiliki deskripsi tugasnya sendiri.



Reade more >>

pemrograman berbasis objek

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkatOOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek.Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atauobjek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objekdapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.
Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih,
kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak
skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah
dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan
OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.
Konsep dasar dari Pemrograman Berorientasi Objek
Pemrograman orientasi-objek menekankan konsep berikut:
kelas — kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu
tujuan tertentu. Sebagai contoh 'class of dog' adalah suatu unit yang terdiri atas
definisi-definisi data dan fungsi-fungsi yang menunjuk pada berbagai macam
perilaku/turunan dari anjing. Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan
struktur dalam pemrograman berorientasi object. Sebuah class secara tipikal
sebaiknya dapat dikenali oleh seorang non-programmer sekalipun terkait dengan
domain permasalahan yang ada, dan kode yang terdapat dalam sebuah class
sebaiknya (relatif) bersifat mandiri dan independen (sebagaimana kode tersebut
digunakan jika tidak menggunakan OOP). Dengan modularitas, struktur dari sebuah
program akan terkait dengan aspek-aspek dalam masalah yang akan diselesaikan
melalui program tersebut. Cara seperti ini akan menyederhanakan pemetaan dari
masalah ke sebuah program ataupun sebaliknya.
Reade more >>

Konsep OOP dasar pada java

Sebagaimana bahasa
yang memiliki konsep OOP memiliki karakteristik yang sangat terciri dengan sifat
dari bahasa pemrograman berkonsep OOP pada pemrograman Java yang mendasar
yaitu :
Kelas (Class)
Di analogikan sebuah pola atau cetakan atau template dari model-model objek
yang akan kita buat. Misalkan sebuah cetakan kue atau makanan ringan ( cemilan )
yang akan digunakan untuk membuat ratusan kue. Kue yang dibuat merupakan
hasil atau yang bisa disebut OBJEK (OBJECT) dan cetakan kue tersebut merupakanKelas(Class). Sudah tentu dalam adonan kue tersebut bisa memiliki rasa dan warnayang berbeda-beda.
Objek (Object)
Merupakan hasil dari Kelas (Class) atau turunan langsung dari Kelas (Class ) yang
mempunyai suatu bentuk nyata atau tidak nyata contohnya .Manusia,
Hewan,Tumbuhan, Kedaraan(benda) dan lain-lain.
Pengkapsulan (Encapsulation)
Merupakan penerapan pada bahasa pemrograman yang berorientasi terhadap
objek yang bersifat menyembunyikan informasi dari objek tersebut agartidak bisa
terlihat yang bertujuan hanya memberikan hak akses kepada yang dituju yang
bertujuan menghindari interfensi dan menyederhanakan penggunaan sitem itu
sendiri. Contohnya adalah tombol control untuk mematikan dan menghidupkan TV
dan merubah channel tv pada sebuah TV yang terdapat pada remote tv. Tuas
pengubah kecepatan pada Mobil.Dalam bahasa Java pengkapsulan ini dilakukan
pada class, method, dan field serta dapat dilakukan secara bertingkat dalam hak
aksesnya yaitu Private, public dan protected.
Pewarisan (Inheritance)
Merupakan sifat yang mengambarkan penurunan sifat dalam kelas (class) sehingga
dapat membentuk hirarki kelas (Class) yang berupa penurunan atribut dan method
kepada kelas lain. Contohnya 1. Objek Mobil sebagai Class Mobil Sedan,Mobil
Minibus, Mobil PickUp sebagai subclassnya . 2. Class Orang yang merupakan class
induk yang memiliki subclassnya yaitu Dosen .
Banyak Bentuk Dan Rupa ( Polymorphisme )
Merupakan kondisi dimana sebuah objek memiliki beberapa bentuk dalam
penerapan dalam konsep OOP ini dapat dilakukan dengan nama kelas ( Class ) yang
sama tetapi memiliki implementasi yang berbeda-beda. Dan diterapkan dengan
mekanisme Overloading (Penggunaan : satu nama untuk beberapa method yang
berbeda (beda parameter)) dan Overriding Terjadi ketika pendeklarasi method
subclass dengan nama dan parameter yang sama dengan method dari
superclassnya.
Modul ( Modularity )
Merupakan sifat object adalah modular. Object dapat ditulis dan dimaintain terpisah
(independen) dari object lain sehingga terjadinya suatu interaksi dalam sebuah
sistem program yang antara objek satu dengan yang lainnya dalam satu lingkup
sistem program itu sendiri.


Reade more >>

konsep OOP java

Konsep OOP “Sekilas Konsep Dasar Pemrograman Berorientasi Objek Pada JAVA”
Didalam kehidupan sehari-hari objek dinyatakan dengan apayang kita lihat dan kita
rasakan dengan panca indra kita yaitu pengelihatan, pendengaran,Penciuman dan
perasaan ( diraba ) sudah tentu saja sebuah objek dalam keseharian tersebut
sangatlah berbeda dari objek satu dengan objek lainnya yang dirasakan oleh panca
indra kita. Dan Objek-objek tersebut dapat untuk masa yang akan
datang.digabungkan dengan objek lainnya dengan sesuai kebutuhan yang kita
inginkan dan dapat dipergunakan sebagai Objek yang sangat berguna untuk
sekarang serta dapat dikembangkan untuk masa yang akan datang.
Pemrograman berorientasi objek diciptakan dan dikembangkan untuk
mempermudah dalam pengembangan program dengan cara mengikuti model atau
objek yang telah ada dalam kehidupan nyata. Dalam paradigma ini, sesuai dengan
model kehidupan nyata, segala bagian dari suatu permasalahan adalah objek.
Objek-objek tersebut juga dapat merupakan pengabungan-pengabungan dari
beberapa objek yang lebih kecil. Sebagai contohnya saya gunakan pada sebuah
objek Sepeda Motor ( yang merupakan bagian dari objek di kehidupan nyata ) yang
merupakan gabungan dari beberapa bagian objek yang fungsi, bentuknya yang
sesuai dengan kebutuhan pada sebuah Sepeda Motor , seperti : roda, jok,mesin,
rangka motor, dan lain sebagainya.
Begitu juga pada sebuah program. Objek besar dapat dibentuk dengan
menggabungkan beberapa objek-objek dalam bahasa pemrograman. Objek-objek
tersebut berkomunikasi dengan saling mengirim pesan kepada objek lain yang
saling membutuhkan satu dengan yang lainnya.
Khusus pada pemrograman dalam bahasa Java merupakan bahasa pemrograman
yang berorientasi dengan berkonsep OOP yang dikembangkan oleh bahasa
pemrograman terdahulunya yaitu pemrograman bahasa C.

Reade more >>

clock